Kamis, 11 Juni 2009

Windows XP Mode di Windows 7

Windows XP Mode (XPM) adalah sebuah fitur terbaru yang dimiliki Windows 7. Aplikasi ini membantu kita dalam hal kompabilitas software lama, yang terkadang hanya dapat berjalan pada Windows XP.

Pengguna dapat menjalankan aplikasi ini secara langsung dari dalam desktop Windows 7 sendiri. Fitur ini sebenarnya adalah pengembangan dari Windows Virtual PC 2007.

Penasaran ? cobalah fitur teranyar ini pada Windows 7 RC, yang sudah dapat diunduh gratis di situs Microsoft

Asal - usul lambang @ di E- mail


lambang @

Kehadiran e-mail atau surat elektronik memudahkan pekerjaan kita, terutama untuk mengirim file-file secara cepat. Dalam alamat e-mail, kita menggunakan lambang @ atau yang sering dibaca at. Namun, tahukah Anda asal-usul lambang yang begitu sederhana tapi penting itu

Di tahun 1972, seorang insinyur pendiam bernama Ray Tomlison sukses mengirimkan e-mail pertama antara dua mesin. Waktu itu ia memilih menggunakan lambang @. Alasannya ternyata sederhana, karena menurutnya lambang itu lumayan membantu sebab mirip huruf a untuk address atau alamat lembaga pemilik e-mail yang dituju. Dari sinilah lambang @ terus dipakai hingga sekarang. ( Sumber:Detikinet )

Internet Bantu Perangi Kanker dan Global Warming

Perubahan iklim yang menakutkan atau yang lebih kita kenal dengan istilah global warming, serta penyakit-penyakit mematikan seperti kanker, ternyata bisa ditolong dengan adanya penemuan internet.

Penemu world wide web (www), Tim Barner-Lee mengatakan hal ini saat menerima lifetime achievement prize di Webby award untuk prestasinya di bidang internet.

Menurutnya, dengan adanya internet, semua orang bisa mengakses sejumlah data dan informasi kemudian membagikannya ke orang lain. Informasi mengenai global warming atau kanker dari negara lain bisa membantu kita untuk mengetahui sampai sejauh mana perubahan dan perkembangannya.

Kekuatan dari data yang didapat inilah yang akan membantu para ilmuwan dan masyarakat untuk bertempur menghadapi serangan-serangan mematikan tersebut.

"Memberi kesempatan orang untuk mengakses data memberi kekuatan yang besar bagi para ilmuwan, juga pada masyarakat umum," ungkap Tim yang detikINET kutip dari Telegraph,

SSDNow Seri M ( Kingston )

Ingin beralih dari hardisk 'konvensional' ke hardisk berbasis SSD? Kingston berupaya memudahkan proses itu dengan paket SSDNow Seri M.

Paket solid-state drive (SSD) SSDNow Seri M terdiri atas dua pilihan, 80 GB dan 160GB. Paket ini bukan hanya berisi hardisk SSD tetapi juga perlengkapan lain yang disebut-sebut mampu memudahkan migrasi.

Teknologi SSD, mirip dengan yang saat ini digunakan pada USB Flash Disk, memang digadang-gadang sebagai teknologi penyimpanan masa depan. Salah satu keunggulannya adalah tak menggunakan komponen bergerak.

Seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima detikINET, Selasa (26/5/2009), SSDNow Seri M menggunakan SSD SATA Intel X-25M. Selain media penyimpanan, paket ini dilengkapi dengan piranti lunak Acronis True Image dan CD instalasinya.

Kemudian, paket ini juga menyediakan kabel USB, 2.5" to 3.5" drive bay mounting brackets lengkap dengan sekrupnya serta kabel pemanjang data SATA dan power.

Kingston berharap dengan paket ini pengguna akan lebih mudah beralih ke hardisk berbasis SSD. Migrasi aplikasi, sistem operasi dan data pun dimudahkan dengan paket terintegrasi tersebut. ( Sumber : Detikinet )

Mengenal lebih dekat Kingston SSDNow

Solid State Drive (SSD) merupakan sebuah terobosan baru untuk masalah media penyimpanan data. Media ini, disebut-sebut sebagai cikal bakal media penyimpanan di masa depan. Dengan beragam kelebihan yang ditawarkan, sudah saatnya untuk berpaling dari hardisk konvensional?

Jika sebelumnya hardisk SSD hanya digunakan oleh beberapa komputer jinjing, kini beberapa vendor sudah mulai memproduksinya untuk platform PC Desktop. Salah satunya adalah Kingston yang memiliki 3 varian SSD, yakni SSDNow seri E, SSDNow seri M dan SSDNow Seri V. Ketiganya mempunyai ukuran yang sama, yakni 2,5".

Lebih Baik Dari Hardisk Tradisional

Jika dibandingkan dengan HDD, SSD mempunyai banyak sekali kelebihan seperti:

1. Lebih cepat: Jika dibandingkan dengan HDD, SSD memiliki kecepatan yang sangat luar biasa.
2. Lebih Hemat daya: Tidak adanya piringan hardisk yang berputar dan tidak ada juga motor yang menggerakan piringan tersebut, membuat SSD tidak rakus energi.
3. Tahan terhadap guncangan: Tidak adanya komponen yang bergerak dan terpisah, membuat SSD lebih tahan terhadap guncanganan ataupun pengoperasian dalam temperatur tinggi.
4. Tidak berisik: Sebuah HDD terbaikpun akan mengeluarkan suara ketika dioperasikan, lain halnya dengan SSD yang sama sekali tidak bersuara walaupun ketika sedang 'bekerja keras'.
5. Lebih Ringan: Bobot sebuah SSD jauh lebih ringan jika dibandingkan dengan HDD, membuatnya nyaman untuk pengguna yang sering berpindah tempat.


Performa Luar Biasa

Kecepatan SSD memang sudah jauh melampaui HDD, untuk membuktikannya detikINET segera mencoba salah satu varian SSD Kingston yakni SSDNow Seri M dengan kapasitas 80GB, yang memiliki jeroan asli Intel X-25M SSD. Pengujian yang dilakukan dengan aplikasi benchmark HD Tune, dengan aplikasi tersebut dapat diketahui jumlah maksimal, minimum, dan rata-rata kecepatan sebuah hardisk.

Sebagai lawannya detikINET menggunakan Western Digital (WD) Caviar Black untuk perwakilan dari hardisk tradisional. Hasilnya pun cukup mengagumkan, Kingston SSDNow jauh sekali mengungguli HDD hampir di semua test yang dilakukan.

Di bawah ini adalah detail hasil test untuk kedua hardisk tersebut:

Kingston SSDNow Seri M
Transfer Rate:
Minimum: 154,8MB/s
Maximum: 206,4MB/s
Average: 183,9MB/s

Access time: 0,1 MiliSecond (ms)
Burts Rate: 82,4MB/s
CPU Usage: 9,3%

WD Caviar Black
Transfer Rate:
Minimum: 53,3MB/s
Maximum: 108,7MB/s
Average: 87,4MB/s

Access time: 12,4 MiliSecond (ms)
Burts Rate: 118,2MB/s
CPU Usage: 6,3%


Untuk kemampuan rata-rata penulisan Kingston SSDNow mencapai 183,9MB/s. Sedangkan untuk WDC Black hanya mendapatkan rata-rata kecepatan 87,4MB/s. Hasil yang terpaut jauh itu akan sangat terasa sekali jika digunakan untuk memindahkan data berukuran raksasa.

Masih penasaran, detikINET mencoba kecepatan booting pada sistem operasi Windows di hardisk tersebut. Sistem yang digunakan adalah Microsoft Windows Vista 64bit, dengan menggunakan WD Caviar Black waktu yang dibutuhkan mulai dari PC dihidupkan hingga dapat dioperasikan mencapai 52,2 detik. Sedangkan jika menggunakan Kingston SSDNow Seri M waktu yang dibutuhkan hanyalah 33,8 detik.

Saatnya Beralih ?

Kebutuhan komputasi sekarang ini kian haus akan kecepatan, memaksa para pengguna komputer untuk meningkatkan kemampuan sistem mereka. Migrasi dari HDD ke SSD bukanlah perkara sulit terlebih lagi Kingston juga menyediakan aplikasi untuk bermigrasi dengan mudah yang disediakan di salah satu paket penjualannya.

Sayangnya yang masih menjadi kendala saat ini adalah harga SSD yang sangat mahal. Terlebih lagi kapasitas SSD yang hingga kini hanya 'mentok' di kisaran 160GB, ukuran yang sangat kecil jika dibandingkan dengan HDD konvensional yang telah mencapai 2 TeraByte (TB).

Kelebihan:
- Proses transfer data yang cepat
- Tidak panas dan Tidak bising
- Bobot sangat ringan
- Disediakannya aplikasi untuk bermigrasi

Kekurangan
- Mahal
- Kapasitas sangat kecil

Type Windows 7

Bagi yang sudah merasakan performa Windows 7, baik Beta ataupun RC, tentu setuju bahwa sistem Operasi terbaru Micrososft ini lebih superior dibanding Vista dan XP. Tapi bukan berarti tak ada yang bisa ditingkatkan dalam performanya.

Nah, di jaman keemasan Windows XP, pengguna PC sering menggunakan tools untuk melakukan tweak dan mempercepat kinerja Windows. Bagi pengguna PC yang terbiasa dengan Tune Up Utility, ada baiknya mencoba 'doping' yang satu ini saat menggunakan Windows 7.

Aplikasi freeware ini bernama EnhanceMySe7en. Dengan perangkat ini, nantinya pengguna dapat melakukan tweak, atau sekadar mengoptimalkan beberapa kinerja sistem operasi Windows 7.

Bahkan, beberapa fitur aplikasi ini dapat digunakan juga untuk merawat Windows 7, agar selalu dalam kondisi prima. EnhanceMySe7en dapat menangani registry, disk space, defragmentation, instalasi software, bahkan mengukur temperatur HDD. Alhasil 'kesehatan' Windows 7 pun menjadi lebih terpantau.

Dikutip detikINET dari Blogsdna, Kamis (4/6/2009) berikut ini adalah beberapa fitur-fitur unggulan aplikasi ini:

* Process Identification, mengidentifikasi software yang tak dikenal.
* Start-Up Management, dapat menonaktifkan aplikasi yang tidak terlalu penting, untuk menambah performance.
* Registry Cleaner, membersihkan registry yang sudah tidak berguna dan memperbaiki sistem registry yang error.
* Disk Cleaner, mencari folder-folder tak berguna yang memenuhi disk space.
* Registry Defragmenter, mengindeks registry, untuk mempercepat performa sistem operasi.
* Disk Defragmenter
* Hard Drive Monitor, alat monitor 'kesehatan' komputer kita.
* Security, mengkonfigurasi tingkat keamanan sistem operasi kita.
* Optimization, mengoptimalkan setting Windows 7.
* Customization, mengkustomisasi desktop, menu, toolbar atu setting notifikasi.
* Network, mengoptimalkan kecepatan koneksi internet

eFace 1325R Webcam dengan Inframerah






eFace 1325R (genius)



Genius mengumumkan kehadiran rangkaian produk terbarunya, salah satunya adalah Webcam eFace 1325R. Perangkat dengan kemampuan 1.3 megapixel ini memiliki fitur tambahan berupa pandangan inframerah.

Seperti dikutip detikINET dari keterangan tertulis, Selasa (19/5/2009), kemampuan inframerah ini mampu menangkap gambar penggunanya meskipun kondisi pencahayaan minim. Teknologi inframerah tersebut dicapai dengan empat LED inframerah di sekitar lensa kamera.

Webcam eFace 1325R dibundel dengan software CrazyTalk Cam Suite Pro yang bisa membantu pengguna mengunggah hasil rekaman ke YouTube. Kamera ini mampu merekam dengan resolusi 640 x 480 pixel pada frame rate 30 frame per detik.