Planet Jupiter kelihatannya baru saja ditabrak sebuah benda angkasa berukuran besar yang diduga komet. Foto terbaru yang dirilis Badan Antariksa AS (NASA) menunjukkan bukti peristiwa tersebut.
Dalam foto tersebut terlihat sebuah noda putih di atmosfer dekat kutub selatan planet kelima di tata surya itu. Noda tersebut kemungkinan kobaran api yang terbentuk akibat tumbukan tersebut.
Kejadian tersebut direkam para astronom di Laboratorium Propulsi Jet NASA di Pasadena, California AS, Senin (20/7), setelah memperoleh informasi awal dari seorang astronom amatir semalam sebelumnya.
Minggu, 02 Agustus 2009
Hasil tabrakan benda raksasa yang diduga komet atau asteroid ke permukaan Planet Jupiter menciptakan bekas tumbukan yang sangat luas. Bekas tabrakan ini berhasil diambil gambarnya oleh teleskop luar angkasa, Hubble.
Di gambar tersebut terlihat noda hitam yang menurut tim Hubble yang dipimpin oleh Heidi Hammel dari Institute Ilmu Luar Angkasa di Boulder, Colorado, AS, lebarnya tak kurang dari 8.000 km. Jika dibandingkan dengan obyek di Bumi, ini kira-kira mencapai lebih dari setengah dari lebar Samudra Pasifik.
Terjadinya tabrakan ini pertama kali ditemukan astronom amatir Australia bernama Anthony Wesley pada 19 Juli. Saat melakukan pengamatan malam hari, Wesley menemukan noda hitam tersebut terletak di dekat kutub selatan Jupiter.
NASA juga sempat mengarahkan teleskop infra merahnya di Hawaii untuk merekam momen tersebut dan berhasil merekam hasil tabrakan itu pada 21 Juli silam. Baru tanggal 23 Juli, Hubble berhasil mengambil gambar hasil tabrakan tersebut dengan warna asli dan detail.
"Karena kami percaya dampak dari tabrakan sangat langka, kami sangat beruntung bisa melihatnya dengan Hubble," ungkap Amy Simon-Miller dari Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard milik NASA, Greenbelt, Maryland.
Dengan luas tabrakan sebesar itu, Simon-Miller menduga diameter benda angkasa yang menabrak Jupiter bisa sampai seluas beberapa lapangan bola. Di gambar tersebut pun dapat dilihat detail-detail dari bekas tabrakan.
Berkat keberhasilan mendapat gambar bekas tabrakan tersebut, Hubble juga banyak dipuji oleh beberapa kalangan. Pasalnya, kamera yang dipakai untuk memotret kejadian itu merupakan kamera baru yang Mei lalu dipasang dalam misi perbaikan. Hubble mengambil gambar tersebut menggunakan Wide Field Camera 3, kamera yang baru diinstalasikan oleh astronot pesawat luar angkasa Atlantis pada Mei.
Tabrakan itu pun patut disyukuri karena terjadi di Jupiter dan tidak menabrak planet tempat tinggal kita, Planet Bumi. Kalau tabrakan ke Jupiter yang memiliki volume 1321,3 kali volume Bumi bisa menghasilkan noda hitam yang sedahsyat itu. Bagaimana nasib kita bila Bumi yang ditabrak ya?
LG Luncurkan LCD TV Hemat Listrik
Flat Panel Display, product Marketing LG Indonesia Jong Budi Santoso di Makassar Rabu mengatakan, jika pada kondisi normal konsumsi listrik televisi jenis LCD bisa mencapai 211 watt.
"Konsumsi listrik New Scarlet ini dapat diatur oleh pemiliknya sendiri, mulai dari tingkat konsumsi normal, sedang, minimum, dan maksimum hingga 50 watt," jelasnya.
Produksi LCD TV hemat listrik ini merupakan hasil kerjasama perusahaan elektronik tersebut dengan Universitas Indonesia sejak tahun 2008.
Selain hemat listrik, produk baru ini juga mampu membaca arsip-arsip konsumen yang tersimpan dalam flash disc atau USB.
"Pemiliknya dapat melihat file-file foto, film atau musik yang tersimpan di USB melalui produk baru ini," jelasnya.
Ia menjamin, televisi ini tidak akan kemasukan virus karena arsip yang dibuka hanya ditampilkan saja tidak disimpan.
Kelebihan lain adalah fungsi bluetooth atau alat pemindahan data dan fungsi jarak dekat seperti yang dimiliki telepon selular atau notebook.
Dengan fungsi ini, pengguna bisa mendengarkan suara televisi dari jarak jauh tanpa menggunakan kabel dengan jarak tertentu. "Fungsi ini baik digunakan saat pengguna menonton TV dan tak ingin mengganggu orang sekitarnya," jelasnya.
Internet Sebagai Sarana Pendidikan
"Karena itu, perlu menyadarkan masyarakat akan manfaat internet tersebut sebagai sarana pendidikan," katanya pada workshop yang bertajuk "Engage Media Video Online Distribuion" di Bandung, Sabtu.
Dalam workshop yang difasilitatori oleh Video Maker Malaysia, Fahmi Reza menekankan pada video compresion, publising and video promoting. Selain itu disampaikan juga "sharing culture dan creative common licenses" karena bahaya penyalah gunaan dan pembajakan.
"Banyak orang pelaku industri kreativ video online tidak memikirkan distribusi dan pengamanannya," ujar Nova
Dari workshop itu peserta dapat meng"upload" karyanya di Engage Media (penguna media) dan jika dengan izin pembuatnya semua orang dapat mengakses dengan "download."
Workshop itu hanya salah satu elemen dari Engage Media untuk membentuk satu komunitas yang kuat. Disamping itu ada "server" yang mampu menampung beribu-ribu video sebagai bentuk sosialisasi di Yogyakarta dan Jakarta.
Sampai saat ini Engage media merupakan server yang berdiri atas kerja sama independen Indonesia dan Australia.
"Komunitas ini sudah besar namun belum kuat. Kita berharap dari situs ini ada sebuah pengerak dari para pembuat video sebagai kekuatan yang bisa digunakan lebih positif," kata Nova.
Ditambahkannya, Bandung menjadi pilihan kedua setelah Jakarta dalam pelaksanaan workshop ini lalu kemudian Bali. Sebelumnya telah di laksanakan di Malaysia dan Singapura.*)
(Antara)
Yahoo Raih Laba 143 Juta Dolar
Yahoo! mengatakan laba bersih pada triwulan yang berakhir 30 Juni adalah 10 sen per saham, dibandingkan dengan sembilan sen per saham, atau 132,4 juta dolar AS pada periode yang sama tahun lalu, demikian dikutip dariAFP.
"Saya senang dengan hasil kuartal terakhir ini," kata kepala eksekutif Yahoo! Carol Bartz.
"Kami mendirikan sebuah kejelasan, visi sederhana untuk menjadi pusat dari kehidupan online, dan kami mendukung visi itu dengan inisiatif penting untuk menciptakan pengalaman yang `wow` bagi pengguna."
Yahoo! melaporkan pendapatan bersih untuk kuartal tersebut tergelincir menjadi 1,14 miliar dolar AS dari 1,35 miliar dolar AS dalam kuartal yang sama pada 2008.(Antara)
Kotoran Kucing Dapat Gugurkan Kehamilan
"Toxoplasma adalah sejenis protozoa yang bisa menular dari kotoran kucing ke manusia atau hewan lainnya,"` kata Kepala Kantor Karantina Pertanian Tanjung Balai Karimun (TBK), Provinsi Kepulauan Riau, drh Yoeyoen Marrahayoeni, di TBK, Senin.
Pakar karantina hewan itu mengatakan, seekor kucing yang terserang toxoplasmosis akan mengeluarkan jutaan telur (ookista) toxoplasma melalui kotorannya. Ookista pada kotoran kucing yang mengering akan terbang tertiup angin kemudian menempel pada tempat-tempat tertentu.
Dia mengatakan, kucing penyebar toxoplasma hanya kucing sakit setelah memangsa tikus, burung, daging mentah atau lainnya yang tercemar parasit toxoplasma gondii (sejenis protozoa atau hewan bersel satu), anak kucing dapat pula tertular sejak lahir dari induk yang terinfeksi.
"Cara penularannya pada manusia bisa melalui plasenta ibu hamil pada janin yang dikandungnya atau menular secara langsung akibat ootista yang termakan tak sengaja maupun secara tidak langsung karena memakan daging hewan seperti sapi, kambing dan lainnya yang terinfeksi jika tidak dimasak secara sempurna," tuturnya.
Ookista yang menular pada manusia berubah bentuk menjadi kista yang mampu "bertapa" dalam jaringan tubuh, jika tertular pada wanita hamil dapat mengakibatkan keguguran atau cacat pada janin, seperti hydrocephalus (jadi kepala si bayi membesar dan berisi cairan), microcephali (otak bayi mengecil), dan masih banyak lagi yang kemungkinan besar berhubungan dengan syaraf otak, kata dia.
Seseorang yang tertular penyakit itu bukan hanya bisa dialami bagi mereka yang memelihara kucing, tapi orang lain pun bisa terkena, sehingga upaya pencegahannya berkaitan dengan pola hidup dan kebersihan lingkungan, lanjut dia.
"Jika kebersihan rumah tidak diperhatikan, maka ookista pada kotoran kucing dapat menempel pada peralatan rumah dan mampu bertahan hidup hingga berbulan-bulan," jelasnya.
Sedangkan terhadap ibu hamil yang telah terinfeksi, segera periksakan ke dokter untuk dilakukan imunisasi TORCH.
Seseorang yang menderita toxoplasma akut pada umumnya tidak merasakan sakit yang tidak menarik perhatiannya sehingga tidak terdeteksi.
Gejalanya mirip dengan penyakit infeksi lainnya, yaitu demam, pembesaran kelenjar limfa di leher bagian belakang tanpa rasa sakit, sakit kepala, rasa sakit otot, lesu atau lemas. Gejala ini biasanya sembuh secara spontan.
"Bukan berarti tak boleh memelihara kucing tapi perhatikan kebersihannya, dan biasakan pola hidup sehat," katanya(Antara)
Jumat, 31 Juli 2009
|
September mendatang, sebuah kamera yang mampu mengambil gambar dan video 3 dimensi tanpa membutuhkan kaca mata khusus untuk melihat hasil rekaman tersebut akan beredar, khususnya untuk kawasan Eropa.
Seperti VIVAnews kutip dari Engadget, 27 Juli 2009, kamera tersebut, yakni Fuji FinePix REAL 3D W1 memiliki dua buah lensa yang gambar-gambar hasil tangkapannya digabung menjadi sebuah image 3D. Dari harga sekitar 937 dolar AS, pengguna dapat membeli digital viewing screen tambahan seharga 640 dolar AS. V1 display, layar tambahan tersebut memiliki 2D/3D LCD panel dengan resolusi 800x600, mendukung pemutaran gambar dan film 3D serta mendukung SD/SDHC.
Jika pengguna membutuhkan cetakan 3D, Fujifilm menyatakan bahwa mereka akan menyediakan layanan tersebut. Caranya, pengguna mengirimkan gambar yang ingin dicetak, lalu Fujifilm akan mengirimkan hasil cetakannya ke alamat pengguna.
Selain Anda tidak perlu memiliki lensa untuk melihat hasil jepretan 3 dimensi, fitur dua lensa yang ada pada kamera juga bisa digunakan untuk menghasilkan gambar fotografi kreatif 2 dimensi.
Saat ini, Fujifilm bersaing dengan kompetitor mereka yang lebih besar yakni Canon dan Sony di pasar tersebut. Targetnya, dalam setahun mereka ingin menjual sebanyak 100 ribu unit kamera 3D tersebut.
