Hi
Nana Jumarna here...
If you are familiar with Clickbank.com (R), or even if you are not but you want to make profits online, then you will want to check this out ASAP ...
While I like Clickbank, and they are a great marketplace... they are limited to many restrictions to sell products or earn affiliate commissions...
Well, there is a GREAT NEW SERVICE now...
It is a new FREE marketplace where you can sell any product you want.
Yours OWN product...
- OR - (the best part)
You can become an INSTANT Affiliate for ANY item in their HUGE marketplace.
It is called PayDotCom.com!
Did I mention it is 100% FREE to Join!
This site is going to KILL all other marketplaces and I by now, almost EVERY SINGLE SERIOUS online marketer has an account with PayDotCom.com
So get yours now and see how much they offer...
OH! - Also, they have their won affiliate program now that pays you COLD HARD cash just for sharing the site with people like I am doing with you...
They give you cool tools like BLOG WIDGETS, and they even have an advertising program to help you get traffic to your site.
If you want an ARMY of affiliates to sell your products for you, they also allow you to have Free placement in their marketplace!
Even better... If your product becomes one of the Top 25 products in its category in the marketplace (not that hard to do)...
...then you will get Free advertising on the Blog Widget which is syndicated on THOUSANDS of sites World Wide and get Millions of impressions per month.
So, what are you waiting for...
PayDotCom.com ROCKS!
Get your FREE account now...
http://paydotcom.net/?affiliate=626909
Thanks,
Nana Jumarna
P.S. - Make sure to get your Account NOW while it is Free to join.
Jumat, 04 September 2009
Kamis, 03 September 2009
Baterai Notebook HP Tahan 1000 Kali Isi Ulang

Jakarta - Baterai notebook pada umumnya akan mulai kendor kemampuannya setelah 300 kali diisi ulang. Ingin mementahkan 'kebiasaan' tersebut, Hewlett-Packard (HP) pun coba menggebrak dengan baterai yang diklaim masih tetap ngejoss setelah 1000 kali di-charge.
HP mengklaim, baterai Sonata cell ini berbeda dengan baterai konvensional lithium-ion yang umum digunakan di deretan komputer jinjing. Sebab, selain kemampuan 1000 kali isi ulangnya itu, baterai ini juga sudah full di-charge dalam waktu 90 menit.
Charl Snyman, Vice President Personal Systems HP EMEA mengatakan, perusahaannya sangat percaya diri bahwa kehadiran baterai tersebut akan diterima baik oleh pasar.
"Hal ini juga akan membantu kami dalam melanjutkan dalam memberikan produk yang ramah lingkungan serta memberikan pengehematan biaya ke konsumen," ujarnya dikutip detikINET
Memang, Sonata bukan perangkat standar di setiap produk HP, melainkan masih perangkat optional. Itu pun hanya untuk beberapa lini produk, seperti HP EliteBook 6930p, Compaq 6730b, 6530b dan seri 6735.
Sementara harga yang dibanderol untuk produk ini adalah 139 poundsterling dan akan segera tersedia di pasaran pada 1 September mendatang. dari Vnunet, Kamis (27/8/2009).
HP mengklaim, baterai Sonata cell ini berbeda dengan baterai konvensional lithium-ion yang umum digunakan di deretan komputer jinjing. Sebab, selain kemampuan 1000 kali isi ulangnya itu, baterai ini juga sudah full di-charge dalam waktu 90 menit.
Charl Snyman, Vice President Personal Systems HP EMEA mengatakan, perusahaannya sangat percaya diri bahwa kehadiran baterai tersebut akan diterima baik oleh pasar.
"Hal ini juga akan membantu kami dalam melanjutkan dalam memberikan produk yang ramah lingkungan serta memberikan pengehematan biaya ke konsumen," ujarnya dikutip detikINET
Memang, Sonata bukan perangkat standar di setiap produk HP, melainkan masih perangkat optional. Itu pun hanya untuk beberapa lini produk, seperti HP EliteBook 6930p, Compaq 6730b, 6530b dan seri 6735.
Sementara harga yang dibanderol untuk produk ini adalah 139 poundsterling dan akan segera tersedia di pasaran pada 1 September mendatang. dari Vnunet, Kamis (27/8/2009).
Indonesia Kebagian Upgrade Windows 7 Gratis

Ilustrasi (Ist.) Program upgrade gratis Windows 7 kepada pengguna notebook Toshiba rupanya juga berlaku untuk konsumen di Indonesia. Tertarik? Simak cara mendapatkannya.
Dijelaskan Asisten Marketing Manager PT Techking Enterprises Indonesia, Aji Bagjaraya, selaku distributor notebook Toshiba di Tanah Air, untuk mengikuti program ini pelanggan dapat langsung melakukan pemesanan secara online di alamat http://pc.toshiba-asia.com/portal/public/win7/index.html.
Pelanggan akan diminta mengisi formulir order lalu lembar konfirmasi akan ditampilkan di layar dengan keterangan rinci serta perkiraan tanggal pengiriman. Diperkirakan, pengiriman akan membutuhkan waktu sekitar 2-3 minggu dari tanggal peluncuran Windows 7 atau sekitar pertengahan Oktober 2009.
Namun, meski berlabel 'gratis', tetap saja ada biaya tambahan yang dikenakan kepada konsumen. Yakni senilai US$ 22 untuk biaya penanganan dan pengiriman.
"Gak mahal (US$ 22), karena itu untuk biaya pengiriman. Kalau beli OS-nya (Windows 7-red.) lebih mahal lagi. Nah, buat pengguna Toshiba kita beri kesempatan bisa pakai OS baru dengan harga paling efisien," tukasnya kepada detikINET, Rabu (2/9/2009).
Sayangnya, program ini berlaku tidak untuk semua pengguna notebook Toshiba. Yakni hanya bagi mereka yang melakukan pembelian pada periode 26 Juni 2009 hingga 31 Januari 2010.
Selain itu, juga hanya ditujukan bagi pembeli notebook Toshiba yang memiliki OS Windows Vista Home Premium, Business atau Ultimate yang asli dan memiliki (Certificate of Authenticity/COA).
"Produk netbook Toshiba tak masuk dalam program ini, karena netbook Toshiba pakai Windows XP. Nah, nanti Windows 7 cocok juga buat netbook," pungkas pria murah senyum ini.
Ilustrasi (Ist.)
Dijelaskan Asisten Marketing Manager PT Techking Enterprises Indonesia, Aji Bagjaraya, selaku distributor notebook Toshiba di Tanah Air, untuk mengikuti program ini pelanggan dapat langsung melakukan pemesanan secara online di alamat http://pc.toshiba-asia.com/portal/public/win7/index.html.
Pelanggan akan diminta mengisi formulir order lalu lembar konfirmasi akan ditampilkan di layar dengan keterangan rinci serta perkiraan tanggal pengiriman. Diperkirakan, pengiriman akan membutuhkan waktu sekitar 2-3 minggu dari tanggal peluncuran Windows 7 atau sekitar pertengahan Oktober 2009.
Namun, meski berlabel 'gratis', tetap saja ada biaya tambahan yang dikenakan kepada konsumen. Yakni senilai US$ 22 untuk biaya penanganan dan pengiriman.
"Gak mahal (US$ 22), karena itu untuk biaya pengiriman. Kalau beli OS-nya (Windows 7-red.) lebih mahal lagi. Nah, buat pengguna Toshiba kita beri kesempatan bisa pakai OS baru dengan harga paling efisien," tukasnya kepada detikINET, Rabu (2/9/2009).
Sayangnya, program ini berlaku tidak untuk semua pengguna notebook Toshiba. Yakni hanya bagi mereka yang melakukan pembelian pada periode 26 Juni 2009 hingga 31 Januari 2010.
Selain itu, juga hanya ditujukan bagi pembeli notebook Toshiba yang memiliki OS Windows Vista Home Premium, Business atau Ultimate yang asli dan memiliki (Certificate of Authenticity/COA).
"Produk netbook Toshiba tak masuk dalam program ini, karena netbook Toshiba pakai Windows XP. Nah, nanti Windows 7 cocok juga buat netbook," pungkas pria murah senyum ini.
Punya 16 Sel Baterai, Netbook Nokia Dibanderol US$ 820

Booklet 3G (nokia) Rumor yang menyebutkan Booklet 3G Nokia bakal dibanderol di harga premium ternyata bukan isapan jempol. Bahkan, harga yang dipatok Nokia lebih mahal dari isunya terdahulu. Yakni di angka 575 Euro atau US$ 820.
Dikutip detikINET dari Tomshardware, Kamis (3/9/2009), harga tersebut disodorkan Nokia dengan kondisi belum disubsidi. Artinya, jika netbook perdana Nokia itu dijual dengan model bundling, maka harga jualnya diharapkan bisa ditekan.
Nah, berapa harga setelah di-bundling sendiri itu tergantung dari carrier atau partner bisnis Nokia, berapa besar subsidi yang akan mereka berikan.
John Hwang, Kepala Divisi Bisnis Laptop Nokia mengatakan, perusahaan asal Finlandia itu berniat untuk memasarkan Booklet 3G dengan cara diikat oleh penyedia layanan internet. Hal ini diyakini akan memberi nilai tambah untuk bersaing dengan para pesaingnya di pasar komputer jinjing.
Jika dibandingkan dengan netbook pada umumnya yang beredar di pasaran saat ini, Booklet 3G Nokia memang memiliki keunggulan di beberapa hal. Yang paling mencolok adalah pada kemampuan baterainya yang diklaim tahan 12 jam.
Hal ini lumrah saja. Sebab tak tanggung-tanggung, rupanya produsen ponsel terbesar itu menyelipkan gelondongan 16 sel baterai di Booklet 3G. Bandingkan dengan jajaran netbook lain yang paling hanya bertahan 2-4 jam dengan dibekali 3-6 sel baterai.
Keunggulan lain adalah pada layar 10 inch high definiton, fitur A-GPS, dan layanan Ovi Suite yang sudah terintegerasi. Sementara untuk jeroan menggunakan prosesor Intel Atom Z530, hardisk 120 GB, 1 GB RAM, OS Windows 7 dan dipercantik dengan kamera 1,3 mega piksel.
Booklet 3G (nokia)
Dikutip detikINET dari Tomshardware, Kamis (3/9/2009), harga tersebut disodorkan Nokia dengan kondisi belum disubsidi. Artinya, jika netbook perdana Nokia itu dijual dengan model bundling, maka harga jualnya diharapkan bisa ditekan.
Nah, berapa harga setelah di-bundling sendiri itu tergantung dari carrier atau partner bisnis Nokia, berapa besar subsidi yang akan mereka berikan.
John Hwang, Kepala Divisi Bisnis Laptop Nokia mengatakan, perusahaan asal Finlandia itu berniat untuk memasarkan Booklet 3G dengan cara diikat oleh penyedia layanan internet. Hal ini diyakini akan memberi nilai tambah untuk bersaing dengan para pesaingnya di pasar komputer jinjing.
Jika dibandingkan dengan netbook pada umumnya yang beredar di pasaran saat ini, Booklet 3G Nokia memang memiliki keunggulan di beberapa hal. Yang paling mencolok adalah pada kemampuan baterainya yang diklaim tahan 12 jam.
Hal ini lumrah saja. Sebab tak tanggung-tanggung, rupanya produsen ponsel terbesar itu menyelipkan gelondongan 16 sel baterai di Booklet 3G. Bandingkan dengan jajaran netbook lain yang paling hanya bertahan 2-4 jam dengan dibekali 3-6 sel baterai.
Keunggulan lain adalah pada layar 10 inch high definiton, fitur A-GPS, dan layanan Ovi Suite yang sudah terintegerasi. Sementara untuk jeroan menggunakan prosesor Intel Atom Z530, hardisk 120 GB, 1 GB RAM, OS Windows 7 dan dipercantik dengan kamera 1,3 mega piksel.
Samsung 'Panaskan' Pasar Ponsel Bertenaga Surya

Crest Solar (samsung) Jakarta - Samsung mencoba memanaskan pasar ponsel Indonesia dengan mengeluarkan ponsel bertenaga surya (matahari) sebagai alternatif pengisian baterai.
Ponsel berseri E1107 (Crest Solar) ini adalah ponsel tenaga surya Samsung yang pertama. Crest Solar diklaim hadir dengan mengedepankan teknologi ramah lingkungan.
Sebab, dikatakan Romeo Michael, Mobile Phone Product Marketing Samsung Electronics Indonesia, produk ini mampu memberikan alternatif kepada konsumen untuk mengisi baterai dengan menggunakan cahaya matahari apabila tidak tersedia listrik.
Namun yang harus diingat adalah, tenaga matahari di sini bukanlah dijadikan sebagai tenaga utama jadi tidak disarankan untuk full charge alias diisi maksimum.
"Karena tenaga matahari di sini bukan sebagai pengganti, hanya alternatif. Ponsel ini cocok digunakan untuk daerah-daerah yang mengalami ketidakstabilan jaringan listrik seperti di daerah pedalaman," ujarnya dalam acara peluncuran produk baru Samsung di Hotel Four Season, Jakarta (6/8/2009).
Kapasitas baterai Crest Solar mampu menghasilkan waktu bicara rata-rata sampai 5 sampai 10 menit melalui pengisian baterai menggunakan tenaga surya selama satu jam. Namun jika hanya dipakai untuk SMS-an, dikatakan bisa bertahan untuk waktu yang cukup lama.
Hanya saja, hasil pengisian baterai lewat matahari ini bisa berbeda tergantung dari situasi sinar matahari yang terpancar tersebut. Cahaya matahari yang direkomendasikan setara dengan 80.000 lux.
Dari sisi fitur, lantaran masuk ke dalam segmen entry level, ponsel ini harus puas dengan kemampuan yang 'biasa-biasa saja'. Seperti ada FM radio, lampu sorot (senter), memori 64 Mb (NOR) dam 32 Mb (SRAM).
Hanya saja yang cukup menarik adalah adanya fitur mobile tracker yang secara otomatis memberikan sinyal pada saat kartu SIM dikeluarkan atau diganti dan mengirimkan pesan SMS dalam keadaan darurat di ponsel seberat 85 gram ini
Crest Solar (samsung)
Ponsel berseri E1107 (Crest Solar) ini adalah ponsel tenaga surya Samsung yang pertama. Crest Solar diklaim hadir dengan mengedepankan teknologi ramah lingkungan.
Sebab, dikatakan Romeo Michael, Mobile Phone Product Marketing Samsung Electronics Indonesia, produk ini mampu memberikan alternatif kepada konsumen untuk mengisi baterai dengan menggunakan cahaya matahari apabila tidak tersedia listrik.
Namun yang harus diingat adalah, tenaga matahari di sini bukanlah dijadikan sebagai tenaga utama jadi tidak disarankan untuk full charge alias diisi maksimum.
"Karena tenaga matahari di sini bukan sebagai pengganti, hanya alternatif. Ponsel ini cocok digunakan untuk daerah-daerah yang mengalami ketidakstabilan jaringan listrik seperti di daerah pedalaman," ujarnya dalam acara peluncuran produk baru Samsung di Hotel Four Season, Jakarta (6/8/2009).
Kapasitas baterai Crest Solar mampu menghasilkan waktu bicara rata-rata sampai 5 sampai 10 menit melalui pengisian baterai menggunakan tenaga surya selama satu jam. Namun jika hanya dipakai untuk SMS-an, dikatakan bisa bertahan untuk waktu yang cukup lama.
Hanya saja, hasil pengisian baterai lewat matahari ini bisa berbeda tergantung dari situasi sinar matahari yang terpancar tersebut. Cahaya matahari yang direkomendasikan setara dengan 80.000 lux.
Dari sisi fitur, lantaran masuk ke dalam segmen entry level, ponsel ini harus puas dengan kemampuan yang 'biasa-biasa saja'. Seperti ada FM radio, lampu sorot (senter), memori 64 Mb (NOR) dam 32 Mb (SRAM).
Hanya saja yang cukup menarik adalah adanya fitur mobile tracker yang secara otomatis memberikan sinyal pada saat kartu SIM dikeluarkan atau diganti dan mengirimkan pesan SMS dalam keadaan darurat di ponsel seberat 85 gram ini
Samsung Reclaim, Ponsel QWERTY dari Jagung

Samsung Reclaim (wired) Washington - Tren ramah lingkungan kini tengah menghinggapi berbagai perusahaan teknologi. Ini termasuk produsen handset terbesar kedua dunia, Samsung yang merilis ponsel 'hijau' bertajuk Reclaim. Ponsel itu antara lain terbuat dari tanaman jagung.
Ponsel yang dilempar di pasaran Amerika Serikat ini bergaya sliding dengan keyboard QWERTY serta kamera 2MP. Para konsumen setempat yang berminat bisa membelinya melalui operator Sprint.
Tren ponsel hijau memang sedang berkembang di negeri paman Sam itu. Sebelumnya, vendor Motorola juga telah memperkenalkan ponsel yang casingnya terbuat dari material daur ulang botol plastik.
Samsung Reclaim 80 persennya terbuat dari bahan yang mudah didaur ulang. Bio-plastik yang dibuat dari tanaman jagung adalah material utama untuk casing ponsel warna hijau itu. Sebelumnya, vendor asal Korea Selatan ini sudah pernah membuat ponsel dari jagung, hanya saja kemampuannya cukup jauh di bawah Reclaim.
Dikutip detikINET dari Wired, Jumat (7/8/2009), ponsel Reclaim juga bebas dari bahan berbahaya seperti polyvinyl chloride (PVC) dan hampir tak mengandung brominated flame retardants (BFR). Kedua bahan itu sudah diusulkan agar tidak dipakai lagi di barang elektronik.
Tidak hanya itu, Samsung mengklaim bahwa baik charger ponsel Reclaim, kemasan ponsel maupun tinta yang digunakan juga sangat ramah lingkungan
Samsung Reclaim (wired)
Ponsel yang dilempar di pasaran Amerika Serikat ini bergaya sliding dengan keyboard QWERTY serta kamera 2MP. Para konsumen setempat yang berminat bisa membelinya melalui operator Sprint.
Tren ponsel hijau memang sedang berkembang di negeri paman Sam itu. Sebelumnya, vendor Motorola juga telah memperkenalkan ponsel yang casingnya terbuat dari material daur ulang botol plastik.
Samsung Reclaim 80 persennya terbuat dari bahan yang mudah didaur ulang. Bio-plastik yang dibuat dari tanaman jagung adalah material utama untuk casing ponsel warna hijau itu. Sebelumnya, vendor asal Korea Selatan ini sudah pernah membuat ponsel dari jagung, hanya saja kemampuannya cukup jauh di bawah Reclaim.
Dikutip detikINET dari Wired, Jumat (7/8/2009), ponsel Reclaim juga bebas dari bahan berbahaya seperti polyvinyl chloride (PVC) dan hampir tak mengandung brominated flame retardants (BFR). Kedua bahan itu sudah diusulkan agar tidak dipakai lagi di barang elektronik.
Tidak hanya itu, Samsung mengklaim bahwa baik charger ponsel Reclaim, kemasan ponsel maupun tinta yang digunakan juga sangat ramah lingkungan
Jam BlackBerry Siap Dirilis?

Ilustrasi (examiner) Produsen handset BlackBerry, Research in Motion (RIM) dikabarkan berencana untuk meluncurkan jam BlackBerry. Jam yang ditujukan sebagai aksesoris tersebut bakal terkoneksi via Blueetooth ke handset Blackberry.
Dikutip detikINET dari TechRadar, Minggu (16/8/2009), berbagai media menyatakan kalau Vice President of Accesories, Antoine Boucher, membocorkan bahwa proyek jam Blackberry itu berkode nama Alpha 1.
Kegunaan jam itu antara lain menunjukkan jika pengguna mendapat kiriman e-mail, pesan di Facebook dan sebagainya. Bahkan jam tersebut konon juga bakal dibekali transmitter radio FM.
Sebelumnya, vendor Sony Ericsson juga sudah merilis perangkat dengan fungsionalitas yang sama. Tampaknya jika benar dirilis, para pengguna BlackBerry bakal melirik gadget ini untuk semakin memudahkan aktivitas mobile mereka
Ilustrasi (examiner)
Dikutip detikINET dari TechRadar, Minggu (16/8/2009), berbagai media menyatakan kalau Vice President of Accesories, Antoine Boucher, membocorkan bahwa proyek jam Blackberry itu berkode nama Alpha 1.
Kegunaan jam itu antara lain menunjukkan jika pengguna mendapat kiriman e-mail, pesan di Facebook dan sebagainya. Bahkan jam tersebut konon juga bakal dibekali transmitter radio FM.
Sebelumnya, vendor Sony Ericsson juga sudah merilis perangkat dengan fungsionalitas yang sama. Tampaknya jika benar dirilis, para pengguna BlackBerry bakal melirik gadget ini untuk semakin memudahkan aktivitas mobile mereka
Langganan:
Postingan (Atom)
