Albert Einstein
Adalah seorang Ilmuwan yang sangat terkenal dan sangat di kagumi di Bumi ini. Theory of Relativity adalah titipan yang paling berharga buat Umat manusia di bumi ini. Dan selain itu beliau berkontribusi besar dalam kajian Grafitasi dan teori Quantum. Dan beliau menyukai kegemaran yaitu berperahu.
Leonardo da Vinci
seorang seniman besar yang eksentrik pada masa Renaissance. The Italian's scientific sketchbooks, adalah buku catatan pribadi Leonardo da Vinci. Buku tersebut dipenuhi dengan berbagai ide yang menakjubkan dan fantastis yang terlalu maju bagi manusia pada masanya. Dan seluruh ide baru dapat diwujudkan pada abad ke 20 ratusan tahun setelah ia tiada. Beberapa rancangan da Vinci yang mengilhami teknologi modern misalnya, helicopter, tank, parasut, pesawat dan alat selam.
Nikola Tesla dikenal sebagai manic genius yang gemar mempertontonkan temuannya pada puiblik bahkan, dengan menggunakan tubuhnya sendiri sebagai alat peraga. Nama Tesla terabadikan berkat wireless radio dan generator AC yang diciptakannya. Karirnya dimulai pada saat jaman elektronik baru saja di awali ketika kediamannya dilanda badai petir besar pada tahun 1856.
James Lovelock
Lovelock dikenal sebagai ahli ilmu lingkungan modern dan penemu. Namanya di kenal setelah ia mengemukakan Gaia Hypothesis, yaitu sebuah ramalan terjadinya perubahan iklim yang kita alami dalam beberapa decade terakhir. Banyak cemoohan yang dilontarkan pada dirinya. Namun Lovelock tak gentar mengemukakan prediksi mengerikannya ini. Beliau bahkan meyakini bahwa kematian 80% umat manusia pada tahun 2100 tidak dapat terelakan
Robert Oppenheimer
Oppenheimer adalah bos Manhattan Projects yang membidani lahirnya bom atom. Namun Oppenheimer adalah yang paling merasakan konflik batin akan rencana Amerika untuk menjatuhkan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki. Oppenheimer sengaja mempelajari bahasa Belanda dan Sansekerta hanya untuk mengutip sebuah kitab Hindu yang menggambarkan perasaannya pada saat bom atom pertama kali diuji.
Freeman Dyson
Freeman Dyson adalah seorang ahli fisika nuklir yang terkenal sekaligus penulis fiksi ilmiah yang handal. Pada tahun 1960, Dyson mengemukakan ide bahwa pada masa mendatang manusia perlu membuat cangkang buatan yang melingkupi tata surya. Cangkang yang kemudian dikenal sebagai Dyson Sphere ini berfungsi memaksimalkan tenaga matahari sebagai sumber energy. Dyson secara teguh mempercayai keberadaan alien dan berpendapat bahwa manusia akan mengalami kontak dengan alien pada beberapa dasawarsa mendatang.
Richard Feynman
Richard Feymann adalah salah seorang jenius dan ilmuwan terpenting yang hadir diakhir abad ke 20. Feymann adalah jenius yang membidani lahirnya bom atom melalui Manhattan Project. Feymann adalah fisikawan nyentrik yang gemar bermain music, nongkrong di night club, bertualang bahkan membongkar kunci milik orang lain.
Jack Parsons adalah salah satu ilmuwan yang berjasa dalam mengembangkan Jet Propulsion. Namun dalam waktu sengganggnya, Jack Parsons kerap mempelajari ilmu sihir bahkan, ia mengklaim dirinya sebagai seorang anti kristus. Jack Parsons adalah seorang anak nakal, yang tidak mengenyam pendidikan formal. Walaupun demikian Jack Parsons berhasil mengembangkan bahan bakar roket dan terlibat dalam program ruang angkasa yang membantu Amerika memenangi perang dunia kedua dan kompetisi menuju bulan. Jack Parson secara dramatis meledakkan dirinya sendiri dalam sebuah percobaan di rumahnya dan meninggal pada tahun 1952.

Johann Dippel lahir dan dibesarkan di puri Frankenstein pada abad ke-17. Johann Dippel mulai naik daun setelah ia berhasil menemukan Prussian Blue, bahan pewarna kimiawi sintetik yang pertama. Namun bukan Prussian Blue yang membuat Johann Dippel dikenang abadi melainkan, usahanya untuk menemukan elixir of immortal (ramuan keabadian). Usahanya untuk menjadi abadi, percobaan-percobaannya terhadap jasad manusia yang sudah mati dan nama purinya, telah mengilhami penulisan sebuah novel ternama berjudul Mary Shelley’s Frankenstein.
Pria ini adalah otak di balik roket V-2, senjata andalan Jerman di kala perang dunia kedua. Bakatnya sudah tampak semenjak ia berusia 12 tahun. Kala itu von Braun memasangi mobil-mobilannya dengan kembang api yang kemudian ia luncurkan ke tengah-tengah kerumunan masa di Jerman. Seusai perang dunia kedua von Braun diboyong ke Amerika serikat sebagai tawanan perang. Walaupun bernasib bak barang rampasan von Braun tidak patah arang, bahkan ia menjadi dalang kesuksesan Amerika dalam eksplorasi ruang angkasa dan penjelajahan ke bulan. Selain seorang ahli fisika yang handal, von Braun juga mendalami ilmu filsafat dan gemar berolah raga selam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar